Menu

Mode Gelap
Akuntabilitas Anggaran, Kantor Pertanahan Banggai Laut Ikut Bimbingan Teknis Evaluasi Standar Biaya Keluaran Sempat Muntah Darah, Petani asal Popisi Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya! Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak Mendes PDT Dorong Penguatan Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal di Banggai

Bangkep

Mayat Terapung di Perairan Ombuli Banggai Kepulauan Dievakuasi, Ternyata Warga Toili!

badge-check


					Proses evakuasi mayat yang terapung di perairan Ombuli, Bulagi, Banggai Kepulauan (Dok.BPBD Bangkep) Perbesar

Proses evakuasi mayat yang terapung di perairan Ombuli, Bulagi, Banggai Kepulauan (Dok.BPBD Bangkep)

BANGGAI TERKINI, Bangkep – Seorang nelayan asal Desa Ombuli, Kec. Bulagi Utara, Kab. Banggai Kepulauan, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di laut pesisir pantai Ombuli, Senin pagi 30 Juni 2025.

Penemuan ini bermula ketika seorang nelayan bernama Iskandar (34) sedang melaut di sekitar perairan desa tersebut. Dari kejauhan, Iskandar melihat benda mencurigakan yang timbul di permukaan air. Setelah mencermati lebih lanjut, ia menduga bahwa itu adalah tubuh manusia. Ia pun segera kembali ke darat dan memanggil rekan-rekan nelayan lainnya untuk memastikan.

Setelah dilakukan pengecekan bersama, para nelayan memastikan bahwa yang mereka temukan memang jasad seseorang. Penemuan ini segera dilaporkan ke pihak berwenang.

Kepala Pelaksana (BPBD) Kab. Banggai Kepulauan Saprin K. Pitter, S.STP. M.SI, melalui Kasie Kedaruratan Muh. Rivai Nurdin, SH, membenarkan adanya laporan tersebut. Tim BPBD segera diterjunkan ke lokasi penemuan untuk melakukan proses evakuasi bersama unsur SAR gabungan, TNI/Polri, dan warga sekitar.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat, tim kami langsung menuju titik koordinat yang diinformasikan. Evakuasi berlangsung sekitar satu jam karena kondisi cuaca sementara hujan,” jelas Kasie Kedaruratan BPBD.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bacaan Lainnya

Sempat Muntah Darah, Petani asal Popisi Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa

17 April 2026 - 14:10 WITA

Simpan Sabu di Pakaian Dalam, Wanita di Bunta Dicokok Polisi

9 April 2026 - 19:14 WITA

Korupsi APBDes, Eks Kades Matanga Aryando Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp569 juta

8 April 2026 - 20:32 WITA

Laut Sama Nasib Berbeda, Nelayan Tradisional dan Bayang-Bayang Kapal Pajeko di Banggai Kepulauan

8 April 2026 - 08:04 WITA

Gegera Token Listrik, Pria di Kombutokan Totikum Aniaya Istri hingga Bersimbah Darah

7 April 2026 - 19:38 WITA

Terbukti Korupsi, Eks Kades Tinakin Laut Divonis 3,6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp500 juta

1 April 2026 - 15:30 WITA

Rekomendasi Artikel di Berita Utama